Piala Dunia USA 1994: Gol Bunuh Diri Berujung Kematian Tragis

Piala Dunia USA 1994: Gol Bunuh Diri Berujung Kematian Tragis

Indobola-Meski peta kekuatan sepakbola Kolombia kurang diperhitungkan di kancah dunia pesebakbolaan Amerika Latin, namun sepakbola Kolombia pernah sempat menjadi perhatian para pecinta sepakbola dunia. Laga yang berlangsung pada 23 Juni 1994 tersebut tiba-tiba berujung dengan sebuah tragedi yang sangat mengerikan dalam sepanjang sejarah sepakbola di negara tersebut.

Bek tengah Timnas Kolombia, Andres Escobar, secara tragis menjadi korban pembunuhan yang disebabkan oleh gol bunuh diri yang dilakukan oleh sang pemain di laga Kolombia melawan Amerika Serikat pada ajang Piala Dunia 1994. Andres Escobar meregangkan nyawa usai ditembak mati di tempat oleh seorang algojo bayaran salah satu kartel narkoba terbesar di Kolombia.

Dari penjelasan saksi-saksi mata yang ada di sekitar TKP saat kejadian berlangsung, mereka menjelaskan jika pukul 03.30 dini hari WIB, saksi mata melihat ada tiga orang pria yang terlibat pertengkaran.

Dan kemudian saksi mata tersebut mendengar suara seorang pria yang terungkap bernama Castro Munoz, menghina permainan dari Andres Escobar. Tak terima dihina, Andres Escobar lalu melakukan pembelaan, dan tak lama kemudian terdengar teriakan minta tolong yang keluar dari mulut Escobar. Dan Pria yang berada di depan Andres Escobar kemudian dengan cepat menarik pelatuk dari senjata api yang telah disiapkannya. Pria tersebut lalu mengarahkan senjata api itu ke arah Andres Escobar, dan menembak Andres Escobar dengan 12 kali tembakan. Pembunuh tersebut menggunakan pistol berkaliber 38 mm.

Pelaku tersebut melaancarkan tembakan sambil berteriak, “Thanks for the own-goal, hijueputa!” yang artinya “Anak pelacur, terima kasih atas gol bunuh dirimu.” Dan gilanya, sang pelaku melepaskan peluru satu persatu, dengan berteriak “Gol, gol, gol” dengan menggunakan logat mirip komentator-komentator di pertandingan sepakbola khas Amerika Latin.

Sang pelaku lalu melarikan diri dengan menunggangi mobil Toyota jenis pick-up. Namun tak sampai berselang satu jam, Andres Escobar akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Tubuh Andres Escobar tergeletak bersimbah darah karena berondongan peluru yang dilakukan dari jarak dekat. Kurang lebih 120 ribu warga Kolombia pun menghadiri pemakaman Andreas Escobar. Jenazah Andres Escobar dikebumikan di Montesacro cemetery, Medellin.

Berita Terkait

Argentina Kalahkan Chile Dengan Skor Tipis 2-1
Kolombia Menang Atas Bolivia, Ekuador Diimbangi Paraguay
Gol Cavani Menangkan Uruguay Atas Peru
Piala Dunia Persatukan Catalonia dan Spanyol
Italia Gagal ke Piala Dunia, Buffon Pensiun Lebih Awal

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *