Menghina Presidennya, Karier Politik Hakan Sukur Terancam

Menghina Presidennya, Karier Politik Hakan Sukur Terancam

INDOBOLA – Legenda sepak bola internasional Turki, Hakan Sukur menghadapi kemungkinan empat tahun penjara,  jika ia terbukti bersalah menghina Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan lewat media sosial Twitter, Hal tersebut akan mengancam karier politiknya.

Beberapa waktu lalu ramai dikabarkan media-media Turki dan Eropa, bahwa Pidana Pengadilan Negeri telah menerima dakwaan terhadap Sukur. Kasus terhadap mantan pemain sepak bola Turki tersebut karena diduga ia telah menghina Erdogan dan anaknya dalam postingan yang di tulisnya dalam akun Twitter miliknya.

Dalam pembelaannya, Sukur  mengatakan ia tidak berniat untuk menargetkan presiden di posting-nya. Tapi itu ditolak oleh jaksa, yang mengklaim bahwa tweet itu “jelas terkait” untuk Erdogan presiden Turki. Oleh karena itu bantahannya ditolak dan pihak jaksa akan terus melanjutkan investigasi terhadap kasus tersebut.

Kabarnya, tweet tersebut telah dihapus oleh yang bersangkutan, yaitu Hakan Sukur dengan akunnya @hakansukur. Kemungkinan apa yang dilakukan Sukur ini terkait dengan ideologi politik yang dianutnya.

Sejak pensiun sebagai pesepakbola, eks penyerang Torino, Inter Milan, Blackburn Rovers dan legenda Galatasaray itu memang terjun ke dunia politik. Setelah sepak bola, Sukur beralih ke ranah politik dan pada tahun 2011 ia terpilih dari partai penguasa yakni Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang adalah partai dimana presiden Erdogan bernaung.

Namun, pada Desember 2013 Sukur memutuskan mundur dari kegiatan partai tersebut sebagai protes untuk skandal korupsi di partai. Sukur lantas melangkah keseberang untuk mendukung rival Erdogan, Fethullah Gulen, yang disinyalir dekat dengan Amerika Serikat.

Meski demikian, mantan pesepakbola 44 tahun ini masih menjalani profesinya sebagai seorang anggota parlemen. Namun, dengan kasus pencemaran terhadap Erdogan ini. Karir politik Sukur kini terancam.

Selama kariernya Sukur bermain untuk Galatasaray, Inter Milan dan Blackburn Rovers. Mantan pemain sepak bola yang merupakan bintang itu memenangkan 112 caps untuk tim nasional Turki, kemudian menjadi pencetak gol tersubur bagi negaranya dengan rekor 51 gol dalam 112 pertandingan untuk timnas Turki, serta membantu negaranya itu finish ketiga pada Piala Dunia 2002 di Jepang dan Korea Selatan. Total ia telah membukukan 332 gol dari 709 pertandingan kompetitifnya selama berkarier. (MC) Judi Online

Berita Terkait

Pires Putuskan Gantung Sepatu
Gianni Infantino Terpilih Sebagai Presiden FIFA
Istri Dikencani Kapten Tim, Borring Pilih Hengkang
Nani Ingin Kembali Ke Premier League
Xavi Mengaku Sebagai Penggemar Berat Legenda Southampton

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *