Gianni Infantino Terpilih Sebagai Presiden FIFA

Gianni Infantino Terpilih Sebagai Presiden FIFA

INDOBOLA Federasi sepakbola dunia FIFA baru saja menobatkan Sekretaris Jendral UEFA Gianni Infantino sebagai presiden FIFA yang baru, menggantikan presiden lama, Sepp Blatter. Pria 45 tahun itu terpilih menjadi Presiden FIFA untuk masa bakti periode 2014 hingga 2019. Dia berhasil mengalahkan kandidat kuat lainnya, yaitu presiden federasi sepakbola Asia AFC, Salman Bin Ibrahim Al Khalifa.

Infantino terpilih setelah memperoleh 115 suara dari total 207 pemegang suara yang hadir dalam Kongres Luar Biasa FIFA di Swiss, Jumat 27 Februari 2016, malam waktu setempat. Sementara, Salman Bin Ibrahim Al Khalifa sendiri hanya memperoleh 88 suara dan sisa 4 suara diperoleh Prince Ali Al Hussein, sementara Jerome Champagne tak mendapatkan satupun suara.

Proses pemilihan Presiden FIFA melalui tersebut dua tahap. Sebelum memasuki tahap pertama, salah satu kandidat asal Afrika Selatan, Tokyo Sexwale mengundurkan diri. Alhasil, pemilihan pun hanya menyisakan empat kandidat saja yakni Gianni Infantino, Salman Bin Ibrahim Al Khalifa dan Jerome Champagne.

Pada tahap pertama, Gianni Infantino memperoleh 88 suara diikuti Salman Bin Ibrahim Al Khalifa dengan 85 suara. Posisi dua terbawah ditempati Prince Ali dengan 27 suara serta Jerome Champagne dengan 7 suara.

Lantaran tak ada yang memeroleh mayoritas 50 persen suara, pemilihan dilanjutkan pada tahap yang kedua. Dari pemilihan tahap kedua itulah, Infantino berhasil memenangkan pertarungan untuk terpilih sebagai presiden FIFA yang baru.

“Saya ingin bekerja dengan anda untuk mendirikan era baru di mana kita bisa menaruh sepak bola sebagai titik pusat,” ujar Infantino seusai terpilih sebagai presiden FIFA seperti dilansir oleh Guardian.

Gianni Infantino lahir pada 27 Maret 1970 di Brig, Swiss. Ia adalah keturunan Italia yang berasal dari Calabria.Infantino merupakan salah satu penggemar berat klub asal kota Milan, Internazionale Milan.

Sebelum masuk UEFA, Infantino bekerja sebagai Sekretaris Jenderal International Centre for Sports Studies (CIES) di Universitas Neuchatel. Ayah empat anak ini juga diketahui sempat menjadi penasihat untuk sejumlah organisasi sepakbola di Spanyol, Italia dan Swiss, ini tak terlepas juga dari statusnya sebagai seorang pengacara. (MC) Judi Online

Berita Terkait

Pires Putuskan Gantung Sepatu
Istri Dikencani Kapten Tim, Borring Pilih Hengkang
MU Incar Bintang Muda Santos, Thiago Maia
Teror Brussels Buat Matias Suarez Bakal Tinggalkan Anderlecht
Nani Ingin Kembali Ke Premier League

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *