Leicester Tumbangkan Swansea Empat Gol Tanpa Balas

Leicester Tumbangkan Swansea Empat Gol Tanpa Balas

Berita Bola, Judi Online, Judi Bola, Bandar Bola, Agen Judi, Agen Bola, Agen Sbobet Terpercaya

INDOBOLA – Leicester City kian mendekatkan diri mereka untuk meraih gelar juara Premier League di musim ini. Pada lanjutan pekan ke-35 , The Foxes sukses mengamankan tiga poin penuh usai menumbangkan Swansea City dengan skor cukup telak 4-0.

Pada laga yang berlangsung di Stadion KingPower, Minggu (24/4/2016) malam WIB itu, Leicester tampil tanpa striker andalannya, Jamie Vardy, yang menerima kartu merah ketika menghadapi West Ham United. Lini depan akhirnya diisi oleh Shinji Okazaki dan Leonardo Ulloa.

Meski tanpa Vardy, Leicester masih dapat memainkan Riyad Mahrez, sebagai pemain andalan dalam urusan mencetak gol. Sebelum laga, pelatih Leicester, Claudio Ranieri, menyebut bahwa jika Mahrez tampil bagus, Leicester menjadi lebih hidup. Mahrez jugalah yang akhirnya membawa Leicester unggul ketika laga baru berjalan sepuluh menit.

Gol berawal dari kesalahan bek Swansea, Ashley Williams, dalam membuang bola. Hendak melambungkan bola ke depan, sapuan Williams malah mengenai badan Mahrez. Selanjutnya, winger asal Aljazair itu berlari mengejar bola ke dalam kotak penalti, menahannya, dan melepaskan sepakan kaki kiri yang lantas menjebol gawang Swansea.

Setelah gol pembuka itu, tim tuan rumah kian menekan pertahanan Swansea. Namun, baru 20 menit setelah gol pertama itu mereka dapat menggandakan keunggulan.

Gol kedua Leicester bermula dari sebuah tendangan bebas Danny Drinkwater dari sisi kanan pertahanan Swansea. Bola yang dilambungkan ke dalam kotak penalti lantas disambut dengan sundulan oleh Ulloa, yang berada di tiang dekat. Bola pun masuk ke dalam gawang Swansea dan kiper mereka, Lukasz Fabianski, tidak bereaksi.

Tidak banyak peluang yang dapat dilakukan oleh Swansea di babak pertama. Tidak ada satu pun attempt on target yang mampu mereka ciptakan di paruh pertama laga.

Swansea sejatinya tidak kesulitan mengalirkan bola, namun mereka tak mampu menembus pertahanan rapat Leicester. Tiap kali para pemain Swansea menguasai bola, para pemain Leicester dengan cepat turun bertahan. Sering terlihat ke-11 pemain Leicester seluruhnya berada di area lapangan mereka sendiri.

Alhasil, dominasi penguasaan bola yang dimiliki Swansea (61:39) jadi tidak berarti apa-apa di babak pertama ini.

Selepas turun minum, determinasi Leicester sekali lagi membuahkan hasil. Tepat ketika pertandingan memasuki menit ke-60, The Foxes mencetak gol ketiga mereka pada laga ini via gol kedua Ulloa.

Gol bermula dari serangan balik cepat yang dilakukan oleh Jeff Schlupp dari sisi kiri. Tidak ada satu pun pemain Swansea yang bisa mengejarnya sehingga Schlupp tinggal berhadapan dengan bek tengah Swansea, Ashley Williams. Awalnya, Schlupp berniat memberikan bola kepada Ulloa yang berada di tiang jauh, namun Williams berhasil membloknya. Namun, Schlupp berhasil menguasai bola kembali dan melanjutkan niatnya mengoper pada Ulloa. Yang dituju pun langsung menceploskan bola dari sisi tiang jauh.

Swansea sempat mendapatkan peluang pada menit ke-78. Dari tendangan penjuru yang dieksekusi oleh Ki Sung-Yueng, Andre Ayew melompat dan menyundul bola. Sundulannya nyaris menjadi gol, kalau saja tidak melenceng tipis di sisi gawang yang dikawal Kasper Schmeichel.

Pada menit ke-79, Leicester kembali memanfaatkan kesalahan pemain-pemain Swansea dalam melakukan operan. Ulloa berhasil memotong bola dan memberikan operan kepada Schlupp. Schlupp lantas berlari menuju kotak penalti dan melepaskan sepakan keras, tetapi sepakannya masih melambung.

Semenit berselang, Leicester mendapatkan peluang lagi lewat serangan balik. Dari sisi kanan, umpan terobosan dikirim kepada Andy King yang berlari dari lini kedua. Sial bagi King, tendangannya dari dalam kotak penalti beberapa saat kemudian masih bisa ditepis Fabianski. Bola rebound kembali disambarnya, tetapi lagi-lagi gagal; tendangan King melambung di atas mistar gawang.

Lima menit menjelang pertandingan berakhir, Leicester membobol gawang Swansea untuk keempat kalinya. Marc Albrighton, yang masuk pada menit ke-82 menggantikan Schlupp, menjadi pencetak golnya. Gol tersebut tak lepas dari usaha pemain pengganti lainnya, Demarai Gray.

Dari lini belakang, Gray dengan cepat berlari menyusuri sisi kanan lapangan. Ia terus melanjutkan larinya hingga mendekati kotak penalti lawan, sebelum akhirnya melepaskan umpan silang ke kotak penalti –yang lantas disundul oleh King. Sundulan King berbalik kepada Gray, yang langsung menyambarnya dengan tendangan. Tendangan Gray memang masih bisa ditepis oleh Fabianski, namun bola rebound langsung disepak oleh Albrighton dari jarak dekat. 4-0.

Berkat kemenangan tersebut, Leicester kian dekat meraih gelar juara. Mereka kini memimpin klasemen dengan nilai 76, unggul tujuh poin atas Tottenham Hotspur yang ditahan imbang WBA 1-1.

Sementara itu, Swansea City kini berada di posisi ke-15 dengan koleksi 40 poin. Skuat Francesco Guidolin itu belum aman dari jerat degradasi.

Susunan Pemain :

Leicester City (4-4-2) : Schmeichel, Simpson, Morgan, Huth, Fuchs, Kante, Drinkwater, Schlupp (Albrighton 82), Mahrez, Okazaki (Gray 73), Ulloa (King 79).

Swansea City (4-3-3) : Fabianski, Rangel, Taylor, Williams, Fernandez, Fer (Paloschi 45), Cork, Britton, Sigurdsson (Ki 76), Routledge (Montero 45), Ayew.

(MC) Judi Online Agen SBOBET

Berita Terkait

Ferdinand Kecewa Anaknya Lebih Mengidolai Arsenal
Derby Manchester Dimenangkan Oleh MU
Kontrak Baru untuk Ibracadabra!
Mourinho Ragu Lukaku Bisa Samai Rekor Rooney
Permainan Bertahan Ubah Identitas Manchester United

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *